Kamis, Januari 01, 2009

Bila ikhwan jatuh cinta[1]


Bila ikhwan jatuh cinta, dia mendengar nyanyian, seribu dewa dewi cinta.. menggema dunia…

Apa kata dunia bila akhwat jatuh cinta? Itu judul sebuah buku yang belum sempat saya beli dan say abaca. Mo pinjem pak rocky belum sempet :-)


Saya tidak ingin membahas itu. Karena saya seorang laki-laki tulen(buktinya punya kelamin laki laki. Di KTP juga tertulis jenis kelamin Laki-laki lho,,,) saya akan membahas tentang laki laki. Soalnya kalau masalah perempuan, saya masih sedikit pengalamannya. Paling hanya seputar mbak-mbak saya. Atau teman teman SMA dulu. Jadi, kali ini saya mau menulis mengenai laki-laki. Yang untuk selanjutnya saya akan menyebut laki-laki dengan sebutan ikhwan.


Bila ikhwan jatuh cinta, apa yang akan segera dia lakukan? Langsung PDKT sama yang dicintai kah? Kalau menurut research saya sih, ikhwan itu kalau jatuh cinta. Dia nggak langsung PDKT sama yang dia cintai (untuk selanjutnya saya sebut target). Berlaku untuk semua ikhwan, baik ikhwan itu paham akan dienul islam ini atau belum. Tetap saja tidak akan langsung PDKT kepada target! Kenapa? Karena makhluk yang satu ini punya keunggulan disbanding kaum akhwat. Yaitu Pikiran. Pernah denger gak kalau ikhwan itu factor pikirannya 9 emosional(perasaannya) 1. Dan berbangding terbalik dengan akhwat? Makanya ikhwan akhwat itu saling melengkapi :-).


Ikhwan, Layaknya seorang hacker. Pasti akan mencoba mempelajari target terlebih dahulu sebelum melakukan serangan! OS apa yang dipakai target, port mana yang terbuka, sql bias diinject pa enggak dan sebagainya. Begitu juga ikhwan. Pasti akan berusaha mengenal dan mempelajari targetnya terlebih dahulu. Nggak langsung asal PDKT. Ketika ikhwan mencinai target, Hanya sedikit ikhwan yang langsung PDKT kepada target. Ini berlaku pada ikhwan yang paham akan ilmu dien maupun belum.


Sebagai bukti, dulu pas saya masih SMA dan notabene lingkungannya adalah lingkungan buaya! Lingkungan ikhwan yang belum paham akan dienul islam ini (termasuk saya) ~selanjutnya ikhwan yang belum paham dengan dienul islam ini saya sebut ikhwan biasa dalam tanda petik~. Pasti teman teman saya itu mengumpulkan informasi tentang targetnya (disini targetnya adalah akhwat/cewek). Baru teman teman saya itu melancarakan aksinya. Yaitu PDKT pada si target(cewek). Dan ini cukup efektif lho… jadi hati hati bagi akhwat yang mulai diincer oleh seorang IBL (Ikhwan Buaya Latent). satu lagi, kalau berurusan dengan ‘ikhwan biasa’hati hati, karena ‘ikhwan biasa’ bias nekat kalau hajat ndak terpenuhi.


Tapi sedikit bocoran untuk melegakan para ukhti, IBL tidak akan pernah bias menaklukkan FBI (Female bidikan ikhwan) versi arief adi nugroho. Sudah terbukti dulu pas jaman kamandhanu, jaman keris empu gandring masih jaya, jaman arief adi masih make’ putih abu abu.


Kalau ikhwan sejati (ikhwan yang udah paham dienul islam. Untuk selanjutnya ikhwan yang paham akan dienul islam ini saya sebut ikhwan sejati ya. Biar gampang~mudah~) jatuh cinta. Sama, dia pasti akan mengumpulkan informasi dari target(akhwat). Bisa lewat biodata proposal nikah,eh, kalau ini ana belum begitu yakin ding, (belum pernah ngalami)tak pakai contoh lain saja. Conto tetep ikhwan sejati, tapi ‘target’nya ganti Allah AwJ. Pasti sang ikhwan sejati akan mengumpulkan informasi dulu tentang Allah! Yaitu lewat majelis-majelis ilmu yang ada. Lewat kajian kajian yang ada. Lewat kajian dengan murabbinya(MR). ikhwan sejati akan mencari tahu apa yang harus dia lakukan agar TARGET menjadi cinta kepadanya. Tatacaranya juga dicari tahu. Tidak mungkin seorang ikhwan sejati akan langsung PDKT pada TARGET dengan cara asal. Alias harus tau bagaimana yang harus dilakukan. Semua diawali dengan ilmu, baru kemudaian baru amal. Masih ingat kan prioritas Ilmu akan amal dalam buku fiqh prioritasnya Dr.Yusuf Qardhawi? Makanya ikhwan seperti itu.


Yang perlu digaris bawahi adalah, baca FIQH PRIORITAS! Lho.. nggak nyambung ya? Hehe..
1. Prioritas Ilmu akan Amal
2. Bagi para akhhwat, Hati hati sama IBL yang kian menjamur
3. Persiapkan biodata untuk proposal nikah anda sejak saat ini(nggak nyambung…)


Error connection…


Segala Sesuatu jika dikerjakan tanpa ilmu tidak akan memberi hasil yang baik. Begitu juga dengan mencinta. Cinta bukan sesuatu yang tanpa dasar, sesuatu yang Asing. Bukan.


Mencinta adalah suatu seni. Dan, seni mencinta membutuhkan ilmu. Bukan ilmu yang diberikan dalam ruang kelas, tapi ilmu yang harus didapat dari universitas kehidupan melalui ketajaman mata hati.
Mari mengasahnya sehingga bisa mencinta secara cerdas.
(Syafree: 8 Kunci Sukses Memahami Isi Hati Cewek)

Bacaan saya dulu :-D
To be Continue…

Download fiqh prioritas disini