Selasa, Maret 31, 2009

Kata Arief di awal hari ini…

Kanker tidak akan pernah membunuh inangnya dengan seketika!

Waspadalah pada benjolan kecil dalam kehidupanmu…

Jangan jangan…

Ia adalah kanker ganas yang nantinya akan merenggut nyawamu!






Usahaku[1]

Alhamdulillah… Survey tempat usaha sudah terlaksana sore kemarin menjelang maghrib. Lumayan asyik hunting tempat usaha. Masih konvensional sih caranya nyarinya… Cuma muter muter naik motor di wonogiri gitu…

Tapi, tau nggak? Selama kurang lebih 45menit aku mengelilingi kota (kecamatan)wonogiri sore tadi, aku menemukan 3 kios lumayan besar, satu kios medium, satu kios kecil, dan satu rumah lumayan besar yang semuanya dikontrakkan!!! Wah… tambah semangat ini, tapi 2 diantaranya nggak ada CPnya :-(. Tapi nggak pa pa. hari ini adalah tahap menghubungi pemilik kios yang ingin aku pake buat usaha. Istilahnya ya belajar cari maisyah gitu… do’akan ya pren…

Sudah terlalu banyak targetku yang tidak terpenuhi… dan untuk yang satu ini semoga Allah berkenan memberikannya padaku. InsyaAllah…

Semangat… walau tugas kuliah numpuk numpuk…
Ukhti… I miss U…!! loh, rak kumat to…

Senin, Maret 30, 2009

Sate-Sate


Memang enak makan sate. apalagi sate kambing! sayang... aku sudah jarang makan sate kambing sekarang. paling hanya ketika idul adha saja.

sate, makanan khas mana ya itu? entahlah. yang jelas rasanya enak.

sobat, aku mau ngejelasin kamu masalah sate. dan filosofi sate. ada sebuah analogi sate. yang sebenarnya sudah lama aku dapatkan. baru sempat pagi ini aku tuliskan.

simak hadits berikut:
Apabila Allah menghendaki kebaikan pada seorang hambaNya maka Dia menyegerakan hukuman baginya di dunia; sedang apabila Allah menghendaki keburukan pada seorang hambaNya maka Dia menangguhkan dosanya sampai Dia penuhi balasannya nanti di hari Kiamat. (HR: Tirmidzi, dan dia berkata: hadits hasan) Hadits ini adalah hadits di bab shobar kitab riyadhus sholihin. jadi apa yang bisa kita ambil dari sini?

bisa jadi Allah menangguhkan Adzabnya nanti diakherat dari kemaksiatan yang telah kamu perbuat. atau sebaliknya! Allah memberikan penderitaan kepada Hamba yang dicintai-NYA, sebagai penggugur dosa bagi hamba-NYA.

Analogi Sate! diibaratkan dosa dosanya itu adalah daging untuk disate. ketika dosa daging yang ditancapkan pada tusuk sate itu baru satu, apakah si tukang sate akan membakarnya? TIDAK! dibiarkan dulu sampai penuh satu tusukan, baru si tukang sate membakar tusuk sate itu dengan tusuk sate lain di perapian.

Sama dengan orang kafir. Allah membiarkan mereka berbuat maksiat, hingga sampai nanti tiba saatnya. baru mereka dibakar di perapian (Api neraka).

Anda jangan khawatir jika nasibnya (afwan) apes. bisa jadi itu adalah penggugur dosa bagi anda. dan tanda cinta Allah pada anda. berkhusnudzon adalah jalan terbaik ketika ditimpa musibah, berkhusnudzonlah bahwa dengan kejadian buruk yang anda alami, Allah menghapus dosa dosa anda. ingat,

"Tidak ada kekhawatiran, rasa kesakitan, kesedihan, penderitaan, rasa peri atau duka cita yg di timpakan pd seorang Muslim,kecuali Allah akan menghapuskan dosa2nya" (HR:Bukhari)



Afwan Jiddan, mohon pembenaran

Mengawali hari ini, untuk calon istriku, Ar-Rawda 30 March 2009

Minggu, Maret 29, 2009

Counter Cantik


Sob, aku nemuin counter cantik nih...
di sini, di blog ini, untukcalonistriku.blogspot.com!
heheh... kok ya ndilalah pas counter ini yang mbukak pas ane ya?
dasar jodo... :-P


Iman semanis madu


Ada Sebuah Analogi tentang iman. Ya, seperti judulnya. Iman semanis madu! Lantas bagaimana kok bisa iman semanis madu?

Begini ceritanya…

Ketika seseorang dalam keadaan sehat, lantas dia meminum madu, apa yang akan dirasakan oleh indera pengecapnya? Manis bukan? Ya, itu jika orang sehat…

Lain lagi jika orang sakit. Ada kemungkinan si pesakitan tidak merasakan manisnya madu. Bahkan pahit dirasa. Wong ya namanya orang sakit, nggak normal… pernah sakit kan? Pas anda sakit makan terasa enak nggak? Ya mungkin seperti itu analoginya. Ketika tubuh seseorang sakit, makanan semanis atau seenak apapun, bisa jadi terasa tidak enak. Bisa jadi dia tidak merasa nikmat dalam merasakan makanan atau madu tersebut. tetapi dia merasakan hal yang sebaliknya! Yaitu rasa tidak enak. atau bahkan si pesakitan merasa menderita ketika harus makan makanan yang terasa “enak” bagi manusia sehat karena memang si pesakitan merasakan rasa yang tidak enak!

Ya, itulah iman. Ketika anda sehat, maka anda akan merasakan manisnya iman. Maksudnya? Maksudnya ya kalau anda merasa berat dan merasa susah dalam menjalankan dienul islam ini, boleh jadi ada sesuatu yang salah pada diri anda. Karena orang normal/sehat (sehat dimata Allah)akan merasakan bahwa menjalankan dienul islam ini sangatlah manis! Cobaan seperti apapun terasa manis dengan iman ini. Tengok saja kehidupan rasulullah para sahabat yang hidup jauh dari berkecukupan. Tapi manisnya iman mereka rasakan. Merekalah orang orang yang sehat, Sehat jiwa dan hatinya.

Jadi… anda termasuk orang yang sehat atau sakit?

untuk calon istriku, di rawda sebelum tidur...




Kataku Akhir Hari ini...

Wasiat Untuk Calon Istriku dan Sahabatku hari ini, Ahad 29 March 2009...

Berhati hatilah jika maksiat sudah mulai terlihat nikmat,
Jangan pernah sok ingin tahu apa apa yang tidak seharusnya kamu tahu,
barangkali...
jika engkau tahu, itu menjadi sumber dosa bagimu.

tetapi selalu ingin tahu akan "ilmu" dien ini yang harus kau genggam selalu!
bahkan dengan gigi gerahammu!!

bukan sesuatu masalah yang seharusnya tidak kau tahu!
karena bisa jadi itu adalah suatu hal
yang menyeretmu
kedalam dosa yang tidak pernah kau tahu...





Apa gelarmu?


Sobat, tau nggak, aku tidak pernah menyebut diriku "aktivis". Juga tidak pernah menyebut diriku "Aktivis dakwah kampus". Aku juga nggak pernah menyebut diriku “takmir Ar-Rawda”, aku juga nggak pernah menyebut diriku “IKHWAN” atau “IKHWAH”. Kalaupun kalian mengira bahwa aku ini memiliki gelar gelar seperti itu. Itu hanya pikiran kalian saja. Aku hanya menjalani hari hariku dengan aktivitasku. Itu saja. Tapi mungkin di blog ini aku menyebut diriku "ikhwan genit", "ikhwan blacklist", "buaya dunia maya" atau apalah… karena aku memang merasa seperti itu. Sebelum yang memberi predikat itu orang lain? Lebih baik diberi variabel di awal sendiri. Daripada kebanyakan dievaluasi orang lain, lebih baik perbanyak evaliasi diri.

Juga, Setahuku Rasulullah juga tidak menyebut dirinya sendiri Al-Amin. Yang memberinya gelar itu adalah orang lain!

Itulah sob, jangan terlalu risau apalagi malu dengan predikat yang diberikan orang. Karena cerminan dirimu, ada pada penilaian orang. Kalau kamu sifat kamu pemalu, ya sudah. Tanpa kamu katakan juga orang akan menyebutmu pemalu. Asal tingkahmu itu tingkah pemalu, tanpa kau buat buat.

Kalau orang menyebutmu seperti “itu”. Maka segeralah introspeksi diri, apakah kamu memang seperti itu? Dan kalau memang seperti itu… terserah padamu! Nyaman dengan predikat itu? Atau mau merubahnya? UP2U!! kalau ragu, sebaiknya konsultasikan pada ahlinya… MR atau OT kamu.

Kesimpulannya, ingin desebut seperti “apa”? Jadilah yang seperti “apa”… atau lakukanlah yang menurutmu benar. Dan orang lainlah yang akan merespon sikapmu itu!

Jadi, mau gelar apa?


Wass...

FMIPA UNS MULAI MEMBANGUN GEDUNG BARU!!!


Alhamdulillah… akhirnya FMIPA UNS mulai membangun Gedung barunya! Gedung C!! Alhamdulillah… setidaknya gedung C sudah mulai dibangun. Walau entah jadinya kapan. Katanya sih danane ya belum lancer. Tapi salut dah… coba kalau tidak mulai dari sekarang. Kapan jadinya??


Memang FAKULTAS MIPA UNS ini agak sedikit sumpek sekarang. Pasalnya ada dua jurusan yang dibuka baru baru ini. Jurusan Ilmu Komputer yang dibuka tahun lalu, dengan saya sebagai mahasiswa angkatan pertamanya!! Dan jurusan D3 Farmasi. Yang dibuka tahun ini.


Dengan Bertambahnya keluarga FMIPA UNS, tentunya diperlukan tempat yang lebih luas. Mengingat tempat yang sekarang hanya dua gedung saja. Itupun kadang jadwal kuliah tabrakan dengan D3. Akhirnya harus ada yang mengalah untuk tidak kuliah.


Juga di Ilkom sendiri sudah banyak mahasiswanya. Mengingat tahun kemarin jurusan ilmu computer membuka lowongan 90 mahasiswa! Weleh… Akeh tenan… tapi saya senang punya adik tingkat banyak. Walau banyak juga yang nggak jelas seperti saya. Hihihi…
Semoga Pembangunan Gedung C FMIPA UNS ini lancar adanya…


kita do’akan saja...

O ya, Ada temen temen SMA yang ingin masuk jurusan ILMU KOMPUTER UNS? Tak tunggu kalian. OSPEKNYA isine mung seneng seneng tok. Santai ae… apalagi yang ngawasi kan saya hehehe…


Tak tunggu di Fakultas terhijau yang kini kian “MERANGGAS”. Kami butuh generasi penerus untuk menghijaukan kembali fakultas terhijau di kampus hijau ini…





Senin, Maret 23, 2009

Mau minta bonceng Akhwat?


Mau minta bonceng akhwat? bayar mahal dulu ya…

Tadi pas pulang dari ruang evaluasi PMDK di ruang KM, saya berpapasan dengan mbak yang namanya kaya inisial blog ini dan beberapa ikhwan BEM. Saya berpapasan dengan mereka di tempat parkir pas ngambil motor gitu…

Tiba tiba ada seorang ikhwan yang bilang,

akh xxx mau nebeng tuh mbak…!

Nebeng? Nebeng saya Bayar mahal lho…

Beberapa dari mereka berpandangan, maksudnya? Lalu mbak itu melanjutkan…

Iya, bayar mahal. Tapi pake R bukan pake L, hehehe…

Saya yang dengar hanya senyum senyum aja. Weleh… ternyata ada juga akhwat yang bisa bercanda kaya gitu. Atau jangan jangan dibalik kelembutan akhwat akhwat itu ada sisi sisi kegokilan kaya di ikhwan ya? Kalo di ikhwan itu ya gokilnya keliatan banget. Kalo di akhwat ya… mungkinkah seperti itu? Jadi penasaran…

“paling yo sama saja” jawab otak saya

Hehehe… saya senyam senyum sendiri kalo ingat itu… “bayar mahal dulu…” mahal pake’ “R” berarti MAHAR!! Ya… kalo mau minta diboncengin akhwat ya nikahi dulu dunkz… mungkin itu maksudnya. Jangan sak sake dewe… kita ini memiliki syariat islam. Dan tentunya kita harus melakukan sesuatu sesuai syariat, untuk menegakkan syariat itu sendiri. Anda mau kan masuk syurga?

Yang didalamnya gak trimo diboncengin akhwat. BIDADARI men…!!!
Hehehe… saya jadi mikir macem macem nih… bingung nulisnya…

Kenali wanita/pria tanpa melihat wujud aslinya (BUAYA MODE ON!)


Saya tergelitik untuk menulis tulisan ini setelah menbaca artikelnya ukhti fathul jannah yang berjudul “Kenali wanita dari cara berjalannya!”. Saya jadi pengen sedikit share dengan BUAYA MODE ON tentunya. Jadi Akhwat harus hati hati membaca artikel saya yang satu ini. :-)

Bukan pengalaman pribadi saja. Tetapi juga dengan pengamatan temen temen ikhwan tentang memandang lawan jenisnya itu. Biasanya kan mereka emoh untuk melemparkan pandangan ke lawan jenis tuh… ya jane bukan emoh, hanya malas saja. Juga sekalian melaksanakan perintah menundukkan pandangan iya kan?

Tetapi apa yang terjadi ketika interaksi diluar syuro tanpa hijab? Misal anak LDK yang merangkap di HMJ ataupun di BEM. Adakah mereka masih sama seperti ketika syuro di LDK?

YA!! Jawab sebagian pembaca… sebagian lagi ragu ragu untuk menjawab, sebagian lagi dengan lantang menjawab TIDAK!! Setelah observasi di lapangan tentunya.
Ya karena saya jarang berinteraksi dengan” makhluk halus” semenjak bergabung di LDK kecuali di semasa di BEM semeter awal dulu (itupun sangat jarang) dan syuro di LDK, jadi mari kita nilai wanita dan pria tanpa melihat wujudnya…

Ketika Berpapasan Di Jalan
Sudah umum ketika ikhwan akhwat berpapasan maka tidak terjadi interaksi disana. Tidak menyapa, ataupun memberikan senyum, karena memang keduanya (ikhwan/akhwat) sama sama malu atau pura pura malu atau sadar bahwa itu tidaklah perlu. “Lo siapa gue? Kok gue harus nyapa elo… bukan mahrom ya!!” mungkin itu yang ada dalam benak meraka.
Ketika berpapasan tentu saja keduanya menundukkan pandangan. Saya sarankan menunduknya ke bawah melihat bagian sendal saja kalau mau menilai ikhwan atau akwat yang ditemui.

Dari model footstepnya saja kita bisa melihat bagaimana ikhwan/akhwat itu. Tapi afwan, saya tidak menyarankan ini lho… Cuma “ikhwan genit /akhwat genit” aja yang mengkhususkan berpapasan untuk sekedar menilai “ni orang dapet poin berapa ya?” . jadi ini hanya pengetahuan yang insidental dan tidak direncanakan saja.

Oke, sekarang kita lihat dulu bagian bawah atau sendal atau kita sebut saja footstep untuk selanjutnya. Tapi dengan syarat yang dinilai pake sendal bukan sepatu. Sudah?

Untuk akhwat,
kalau akhwat itu nggak pake celana jeans, ini akhwat masih ammah puoll... Bisa jadi akhwat jadi jadian… ^^

Kalau akhwat itu pake rok, boleh jadi akhwat itu kehabisan celana jeans… tapi biasanya akhwat yang sering pake celana jeans itu nggak punya rok lho! Persediaan roknya sedikit buanget. Bahkan nggak punya! (ini analisa saja). Jadi kita khusnudzon akhwat ini sudah mending ldaripada yang pertama, sudah tahu bagaimana memakai pakaiannya sebagai wanita.

Kalau akhwat itu pake rok tapi tidak mengenakan kaos kaki,
ada dua kemungkinan. Dia belum paham atau pemahamannya berbeda sama saya. Karena diisyaratkan bahwa aurat akhwat kan wajah dan telapak tangan kan? Jadi akhwat seperti ini saya anggap ya… belum paham saja apa yang harusnya dilakukan seorang akhwat dalam menutupi auratnya. Bisa jadi akhwat kaya gini merhatiin kamu pas kamu jalan papasan sama dia. (enggak ding, Cuma mendramatisir.. hehhe)

Kalau Akhwat itu pake rok dan kaus kaki. wah, kemungkinan besar ni akhwat sudah selevel akhwat LDK. Sudah paham akan dirinya. Harus ditempatkan dimana dan mengenakan seperti pakaian apa yang sesuai syariat. Sip dah… (maksudnya?)
Kalau akhwat itu pake gamis dan kaus kaki. yah… selevel sama akhwat sebelumnya. Lebih kerenan dikit. Lu harus ekstra menundukkan pandangan untuk yang satu ini.

Kalau akhwat itu pake gamis/rok dan dalemnya masih pake celana panjang. Nah… ini… akhwat selevel korwat. Ya kira kira tilawah minimal udah ½ juz per hari. Hapalan ya minimal juz 30 hapal. Tapi nggak jaminan lo…

Untuk ikhwan,
Ikhwan kurang begitu keliatan kalo Cuma lewat kaki aja. Tapi kita coba aja nilai…
Kalau ikhwan itu pake celana jeans pensil! Udah, tuh ikhwan berarti perlu di theraphy. Soale jeans itu menurut ane nggak nyaman. Apalagi jeans ketat plus bawahnya pensil! Hati hati dengan ikhwan seperti ini…

Kalau ikhwan itu pake celana bahan, tapi masih menutupi mata kaki. Bisa jadi ikhwan itu pemahamannya beda sama pemahaman saya. Bisa jadi sudah tahu tapi tidak melaksanakannya (yang ini jangan sampai lah..). jadi saya khusnudzon saja. Ikhwan kaya’ gini itu belum paham saja dengan apa yang seharusnya dia kenakan sebagai seorang ikhwan.

Kalau ikhwan itu di depan mata kakinya menghitam (ngapal). Ada dua kemungkinan juga. Pertama ikhwan itu sering duduk bersila di depan TV maen PS!(soalnya temen saya dulu yang non-I juga menghitam gara gara kebanyakan sila maen PS). Kedua kita khusnudzon saja, ikhwan ini sering menghadiri taklim dengan duduk bersila. Atau sering sholat malamnya. Tapi ndak jaminan lo ya… karena kan kulit orang beda beda… ada kulit badak… ada kulit bayi… ya ndak jaminan.
Just for referensi saja.

buat akhwat, harus lebih berhati hati sama ikhwan genit seperti saya. jadi memang tampang saya meyakinkan, walau kadang jauh dari meyakinkan. hati hatilah dengan ikhwan seperti ini. dan hati hatilah sama saya dan ikhwan setipe saya sebagaimana saya berhati hati sama anti!

Sebenarnya masih banyak cara kita bisa menilai orang tanpa berkenalan ataupun tanpa melihat wujud utuhnya. Tapi afwan saya bahas ini dulu ya… lagian parameternya ndak jelas. Cuma saya pengen nulis aja apa yang ada di kepala. Biar nggak jadi sampah di otak… walaupun akhirnya jadi sampah dunia maya. Ya memang sampah harus dikeluarkan. Bukankah anda ke WC setiap pagi untuk setor? Membuang sampah yang ada dalam perut anda? Bahkan dalam harta kita ada hak orang lain. Jadi yo tunaikanlah… anggap semua yang ada dalam pikairan anda adalah salah satu harta yang harus anda berikan kepada orang lain. Jadi yo… tuliskan saja…


Afwan kalo’ gak bermanfaat…
Arief Adi Nugroho

gue minder


Pren, tau nggak apa yang bikin gue minder? Selama ini elo kan liat gue oke oke aje kan? Ndak pernah minder sama temen temen… tapi sebenernya ada dua hal yang bikin gue minder… apakah itu?

Bukan harta, bukan tahta, bukan rupa, juga bukan wanita! Walau memang gue akui kalo gue itu masih miskin. Miskin harta juga miskin ilmu. Bukan tahta, gue nggak pernah pengen jadi presiden atau ketum. Walau jabatan Cuma staff atau koordinator departemen ane gak minder masalah itu. Rupa? Walau rupa gue bukin elo muntah muntah, dan bisa dibilang beauty and the beast kalo dibandingin sama mbak OKI (Oki setiana Dewi= pemeran “anna althafunnisa” di film KCB) ataupun dian sastro wardoyo (Bintang film AADC). Gua nggak minder! Wanita? Gue juga nggak minder walau belum punya istri. Lah kemampuana belon ada gimana mau minder coba?! Hafalan, gue gak minder masalah ini walau belon hafal satu juz-pun, paling bentarlagi apal kalo cuman juz 30! Ip jelek juga nggak bikin gue minder biasa aja tuh sama IP jelek… udah sifat alami kali ya dari SMA nilai gue jelek terus…!? No problemo…

Ada 2 hal yang bikin gue minder. Pertama minder sama tetangga dan muslim kebanyakan. Kedua minder sama temen temen di LDK (Lembaga Dakwah Kampus) dan di PESMA AR-Rayyan.

Yang bikin gue minder sama tetangga atau muslim kebanyakan itu biasanya gue kalo sholat itu kelamaan. Kalo dibanding mereka! Padahal gue udah belajar sholat dari kecil… tapi kalo sholat tetep aja lama… harusnyakan semakin mahir semakin cepat sholatnya kan? Kaya’ naek motor aja gitu… kalo udah mahir kan bisa sambil lepas setang tuh… juga bisa ngebut Swuszz… gila..!!! kalo’ gue sholat di masjid rumah pas imamnya tetangga gue selalu ketinggalan bacaannya. Memang gue kalo baca bacaan sholat nggak bisa kenceng-kenceng (cepet-cepet). gue minder sama orang yang sholatnya super kuilat tapi bisa meresapi dan menghayati arti sholat… Gila bener dah…!!! Salut gua… sampe sekarang gue masih jadi pupuk bawang! kapan ya gue bisa sholat kilat kaya' gitu?? perlu perbanyak sholat ini... biar cepet mahir...

Trus yang bikin gue minder sama temen temen LDK sama temen temen PESMA Ar-Rayyan itu…

Beberapa dari mereka sudah mencapai LEVEL keimanan seoran ABUBAKAR As shiddiq!! Ustadz juga! Itu, abubakar ra sahabat rasulullah saw yang nemeni rasulullah hijrah dari makkah ke madinah. Yang putrinya aisyah, istri nabi. Yang jadi khalifah pertama stelah rasulullah wafat! Ya, MEREKA SUDAH MENCAPAI LEVEL KEIMANAN SEORANG ABUBAKAR!!! Lha gue…? Gue masih manusia biasa, umat nabi yang dhoif dan masih uuuaaammatt…. Suangat…. Jauh dari ABUBAKAR!!

Kok bisa gue bilang mereka sudah selevel sama abubakar? Ya, liat aja celananya… pas sholat maupun tidak!! Kebanyakan dari mereka memakai celana yang menutupi mata kaki!! Weleh weleh… padahal sudah jelas tidak boleh sholat dengan kain menutupi mata kaki. Katanya kan itu perbuatan sombong? Dulu, ada seorang sahabat yang sholat masjidnya rasulullah saw, selesai sholat ketika sahabat itu mau keluar rasulullah memerintahkan sahabat itu untuk mengulangi sholatnya. Begitu sampai beberapa kali, sampai akhirnya sahabat itu bertanya, “Ajari Aku ya Rasulullah…” lalu beliau menerangkan agar orang tersebut meninggikan kainnya diatas mata kaki. Kemudian sahabat itu mengulangi sesuai instruksi rasulullah. Juga seingat saya ada riwayat “Allah tidak akan melihat dengan pandangan rahmat pada hari kiamat kepada hambanya yang menurunkan kainnya karena sombong”! nah terus abubakar nanya… Ya rasulullah, sesungguhnya kain saya selalu turun kalau saya tidak menjaganya dengan benar benar. Terus rasulullah menjawab “Engkau tidak melakukannya karena SOMBONG!” alias boleh buat abubakar. Kira kira ceritanya seperti itu, tapi itu redaksionalnya dari saya lo ya! Dan sepaham gue sih memang seorang ikhwan tidak boleh menurunkan kainnya disaat sholat, kalau bisa diluar sholat juga. Bahkan ketika Umar ibn Khattab (khalifah kedua) hampir menghadapi kematian, dan ada seorang pemuda menjenguk beliau menggunakan kain dibawah mata kaki maka beliau (umar) mengingatkan pemuda tersebut. Pernah denger kan? Kalo belon baca siroh gih…!! Sedangkan saya…?? Celana congkrang, takut kalo kepanjangan… walau kadang memang saya masih pake celana di bawah mata kaki sih… astaghfirullah…!! Saya minder kepada orang orang yang dengan mantap dan yakin menjawab peringatan saudaranya masalah ini dengan “SAYA KAN TIDAK MELAKUKAN INI KARENA SOMBONG!?”. Suit suit… keren bos… gua belum berani bilang kaya’ gitu! Bener! Gua minder sama orang orang selevel abubakar yang “tidak sombong!”. Padahal rasulullah pernah bilang kalau keimanan abubakar ini kika ditimbang dengan keimanan seluruh penduduk bumi, masih berat keimanannya abubakar! Dan ternyata… banyak orang yang menggunakan dalih “saya kan tidak sombong”. Gue khusnudzon saja mereka itu memang sudah merasa layak sejajar dengan keimanan abubakar ra. Kalo gue sih, sama sahabat yang diingatkan tadi gue masih ngerasa jauh banget… bukankah Allah sudah memberikan penghargaan bagi mereka :

Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik(Al-Imran:110)

Kalau sepaham gue lagi, untuk meninggikan kain diatas mata kaki itu adalah salah satu perintah rasulullah. Jadi, ketika mereka bilang

“saya kan tidak sombong?”.
Gue jawab “Emang mengesampingkan salah satu perintah rasulullah namanya bukan sombong?”

Sesungguhnya tidak megakui perintah Allah dan rasulnya itu adalah perbuatan sombong! Seperti Yahudi dan nasrani yang tidak mengakui Rasullah sebagi Rasul yang telah dijanjikan dalam kitab mereka. Itulah sombong yang hakiki!
Makanya saya berkhusnudzon bahwa “mereka” kader dakwah bahkan ustadz yang melakukan “itu” telah memiliki lavel keimanan seperti Abubakar ra! Dan merekalah yang berhak mendapat pujian Allah dari surat Al-Imran:110. Moga aja gue bisa bener bener mendekati mereka. Karena gue yakin kalo level sahabat gue nggak akan mampu. Perbedaan level terlalu jauh antara gue sama sahabat rasulullah saw. Tapi proses untuk meneladani mereka tidak akan pernah surut!! insyaAllah…

Mohon Koreksi dari lu lu pade kalo ternyata pemahaman gue salah.
Syukron jazakumullah 4 the attention an read…

Arief Adi Nugroho

Minggu, Maret 22, 2009

Kampanye GAK MUTU + menyebalkan!!


Hari ini mulai jam 9-nan pagi sampai siang agak sore salah satu parpol kampanye di solo. Wis lah tak sebut merek wae… PDI PERJUANGAN!!! Ana yang lagi PMA (Pendidikan Menengah Agama) di SMA Al islam 3 jadi kebrebegen… bram brum gak genah… nyebeli tenan!!

He, ketuanya PDI P siapa to? Anak buahnya mbok diatur… masak kampanye pake motor modif sang super kenceng suaranya digleyer gleyer ra karu karuan… Solo ini sudah bising yo…!! Masih datambahi motor modif trondol buisinge… puoll… kok masih ada ya yang milih parpol kaya’ gitu? Heran…

TIDAK TOLERAN
Ana denger denger sih PDI itu menjunjung tinggi toleransi (katanya…). Tapi kenyataan di lapangan? Peserta kampanye seperti gankster motor bawa bendera gede, trus motor digleyer gleyer banter banter. Peserta kampanye yang nggleyer gleyer motor urik! Telinganya ditutup kapas!! Lah kita yang dilewati… bisa pecah nih gendang suara mas… udah gitu Pas lampu merah mereka nggak mau berhenti!! Langsung ngeloyor… mangsane dalane mbahmu…!! Sebel aku!!! Kudune liwat ee… jadi berenti gara gara ada peserta kampanye yang tidak bertanggungjawab! Bukan hanya satu dua… malah saya tidak melihat ada peserta kampanye yang berhenti saat lampu mereh! Huh!! Menyebalkan!!! Pak polisi juga ndak bisa apa apa… kaya kambing congek. Eh, koyo patung nggladak ding. Mung berdiri di pinggir jalan… nggak berani ngatur! Wis… plek koyo patung nggladak tenan!! Padahal pada nggak pake helem juga menerobos lampu merah… juga memenuhi jalah… PAK POLISI…!!??? Dimana eksistensi kalian??
Peserta kampanye kebanyakan ini benar benar kaya’ preman jalanan, kalau kata jamrud (group band) sih…

Badane Tatoan…
Dandanane Semrawut…
Dasar wong EDAN!!

HIMBAUAN ARIEF ADI
Kepada semua manusia. Ya.. aiiyuhannass… wahai manusia!!! Jangan sekali kali menjadikan wanita sebagai pemimpin kalian!! Karena pemimpin itu LAKI LAKI!!! Kalau pemimpinnya perempuan… wis, tunggu saja bala’ di negeri kita ini!! Yen ijik nekat karepmu… wis pokoke aku wis ngelingke yo… nganti milih presiden wedok kebangeten… kamu itu (laki laki)lebih perkasa daripada perempuan, pun lebih berhak untuk menjadi pemimpin!! Pokoke yen ono wong lanang milih wong wedok dadi presiden jan… kebangeten tenan!! Wong lanang jik akeh bos…

kalimat terakhir dalam artikel ini, "KAMPANYE MENYEBALKAN!!! saya jadi tambah sebel sama PARPOL!!"

Jumat, Maret 20, 2009

Naruto Keren[part 1]


Saudaraku, kamu tau naruto? Kartu jepang yang menceritakan seorang ninja yang bernama naruto. Si naruto ini banyak digandrungi bukan hanya di jepang lho… tapi di indonesia dan berbagai negara di seluruh dunia! Bahkan di negara kita ini, ada beberapa penerbit yang menerbitkan buku tentang naruto. Mulai dari rahasia rahasia di balik naruto sampai buku psikologis anak “anda diasuh naruto”. Tapi sayang saya lupa penerbit dan penulisnya. Penulisnya ngefans sama naruto nggak ya? Wah… jangan jangan…

Udah ah, saya mau cerita tentang naruto. Kenapa to kok naruto itu keren? Kerennya dimana sih? Emang ada manfaatnya nonton naruto? Saya akan mencoba menjawab pertanyaan pertanyaan seperti itu. Karena saya adalah fansnya naruto. Sampai sekarang saya masih setia donlot komiknya dari narutofan.com yang keluar tiap sabtu.

Baik, langsung saja. Tapi yang pertama saya bahas bukan tokoh narutonya. Biar antum penasaran gitu. Pertama kali yang saya bahas adalah klan (kelompok/keluarga/suku) terkuat di desa naruto Konoha. Klan apa itu? Mereka adalah klan uchiha dan klan hyuga! Klan uchiha mempunyai teknik andalan, jurus pupil (pupil di mata), yang dengannya bisa mengetahui gerakan musuh dan bahkan melakukan genjutsu (semacam menghipnotis) lawannya. Bahkan konok siluman rubah ekor sembilan (siluman terkuat di komik naruto) dapat dikendalikan seperti hewan peliharaan dengan jurus mata ini. Teknik jurus pupil ini dikenal dengan SHARINGAN!! Juga klan hyuga. Punya jurus menggunakan mata, yaitu byakugan. Dengan pandangan byakugan klan hyuga dapat melihat aliran cakra(energi) tubuh dan dapat menyerang titik titik mematikan dengan mengetahui titik titik tersebut dengan byakugannya!!

Yang saya garis bawahi adalah, kedua klan terkuat menggunakan jurus yang berdasarkan MATA sang pengguna jurus. Kenapa harus mata? Mari kita korelasikan dengan kehidupan nyata, mungkin penulis naruto berfikir Karena mata adalah sumber dari segala rangsang dan merangsang. Anda tahu cinta? Kebanyakan berasal dari “pandangan mata”. Jurus terkuat! Dengan pandangan anda bisa meyakinkan seseorang, juga mengintimidasi seseorang.

Karenanya Allah memerintahkan kita untuk menjaga pandangan (menundukkan pandangan).
Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat".(An Nuur:30)
Katakanlah kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinyua agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung. (An-Nuur:31)

Tuh kan, naruto mengadopsi hal ini. Karena salah satu kekutan terbesar manusia adalah kekuatan pandangan. Pandangan mata, pandangan hidup, pandangan masa depan. Konon, pandangan seseorang akan suatu hal akan memengaruhi hal itu yang berkaitan dengannya. Kalau anda memandang diri anda bisa, ya berarti kemungkinan besar anda akan bisa! Begitupula sebaliknya! Juga pandangan masa depan, VISI!! Orang yang memiliki VISI akan lebih berhasil daripada yang tidak…
Sudahkan Anda mengendalikan pandangan? Kasian kalau sampai pupil anda bertemu dengan pupil lawan jenis. Walau mungkin anda tidak terkena imbasnya. Bisa jadi Orang yang menatap indahnya mata anda jadi berbunga bunga… so.. kendalikan senjata yang sangat ampuh yang dibberikan Allah kepada kita. Jangan sampai melukai hati sendiri, juga Hati Orang lain…


Kata orang…
“Dari mana asalnya cinta?”
“Dari Mata turun ke hati…”



Arief,20 march 09, 10:11 ruang kelas ilkomp uns
To be continue…


RAMA vs HADI (dasar politikus...!)


Hari ini saya menbaca koran solopos sambil nunggu dosen. Disana ada berita yang cukup mengejutkan. Rama Pratama (Kader PKS) disangkut pautkan dengan dugaan tersangka korupsi Abdul jamal. Tetapi tuduhan Abdul gamal ini dibalas Sumpah oleh Rama Pratama!

Jakarta (Espos) Tersangka suap kasus dugaan korupsi pembangunan dermaga dan pelabuhan di kawasan Indonesia timur, Abdul Hadi Djamal, menyatakan memiliki rekaman video kedatangan Rama Pratama dalam pertemuan pembahasan dana stimulus.

Seperti dilansir detik.com
Abdul Hadi meminta rekannya sesama anggota DPR dari PKS, Rama Pratama, untuk
istighfar karena dianggap berbohong tidak mengakui pertemuan di Hotel Ritz Carlton.

"Saya bersumpah demi Allah tidak tau tentang pertemuan di Ritz Carlton dan bersumpah tidak menerima sepeser pun uang terkait kasus suap yang menyangkut Pak Hadi," elak Rama Pratama dalam jumpa pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis 19 Maret kemarin.

Rama, yang mantan Ketua BEM UI ini justru meminta Abdul Hadi untuk istighfar karena telah melakukan tindakan yang tak patut sebagai anggota Dewan.

"Seharusnya Pak Abdul Hadi yang banyak istighfar karena tertangkap tangan (menerima suap)," sindir Rama. Tak cukup itu, Rama Pratama pun menyiapkan tim pengacara untuk menghadapi tuduhan Abdul Hadi. Somasi pun dilayangkan kepada politisi PAN tersebut.

Di Solopos.com
Abdul Hadi juga mengkoreksi pernyataannya, bahwa pertemuan yang disebutnya juga dihadiri Kepala Kebijakan Fiskal Departemen Keuangan Anggito Abimanyu itu tidak dilaksanakan di Ritz Carlton Hotel, tetapi di Four Season Hotel.
Menurut Abdul Hadi, kedatangan anggota DPR dari FPKS, Rama Pratama juga disaksikan Anggito Abimanyu. “Ada sahabat saya Anggito Abimanyu hadir juga,” kata Hadi, Kamis (19/3), sebagaimana dikutip dari tempointeraktif.com. Ia juga menimpali bantahan Rama yang menyatakan tidak hadir dengan mengatakan, ada rekaman video yang bisa mematahkan pernyataan itu. “Kata siapa tidak datang? ada rekaman video di tempat parkirnya kok, yang merekam kedatangan dia,” kata Hadi.

Jadi mana yang benar? Ya kita berdo’a saja orang yang korupsi itu bisa diungkap dengan sebenar benarnya. Yang tidak bersalah ya tidak dihukum. Tapi… di indonesia apa sih yang tidak bisa disogok? Andai Rama tidak bersalah, Hadi masih bisa berkelit juga.

Politik memang seperti ini, penuh dengan intrik… Trik trik untuk mencari kepopuleran ataupun menjatuhkan lawan politik selalu saja mewarnai. Baik dengan cara yang terang2an maupun cara yang tidak langsung seperti kasus ini.kalau saya melihat, Ada 2 indikasi disini. 1 mencari kepopuleran, 2 menjatuhkan Lawan politik partai lain di mata masyarakat.

Hadi ngotot dengan bukti Videonya, Rama siap dengan sumpahnya. Mana yang benar? Kita tunggu saja… karena prosses tabayyun sangat penting disini. Dan Ingat! media tidak selalu benar…

WaAllahu a’lam …



Kamis, Maret 19, 2009

Coretan Saat Kalkulus Quiz…


Seperti Mentari yang membuai si embun pagi,
Jadikan Sirna tak tersisa…
Seperti bayu yang mencumbu kabut kelabu,
Jadikan pergi tak berarti…
Seperti DEEP FREEZE yang terinstall,
Jadikan suci ketika mati…
(Arief’s poem)

Aku heran kenapa kok aku nulis pas quiz. Lah nggak bisa ngerjakan kuis… dari 5 soal Cuma 2 soal tak kerjakan :-(

Setiap hari kita kehilangan sesuatu yang jarang kita sadari apakah itu…
Andai semua orang menyadari kehilangan itu seperti sadar ketika kehilangan ditinggal mati oleh kekasihnya, ibunya, saudaranya, keluarganya atau hartanya… niscaya dia akan menjadi ORANG KAYA!!
(Arief’s word)

Hari ini… ada satu yang mungkin akan merubah hidupku…
Karena hari ini, aku tahu, aku sadar, aku faham dan sangat YAKIN!
Bahwa setiap hembusan nafasku akan dipertanggungjawabkan…
Astaghfirullah…
(Pengingatan Arief hari ini)





Selasa, Maret 17, 2009

Kenapa Alamat Blog ini "Untukcalonistriku"?


Assalamu’alaykum. Sesuai janji saya kemarin. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan dari seorang sahabat, “Kenapa sih, alamat blog anta untukcalonistriku.blogspot.com?” kira kira seperti itu… saya akan mencoba menjawab dengan runtut, dan tidak berbelit belit sehingga tidak menyulitkan antum untuk memahami kenapa saya memakai alamat blog ini. Tidak seperti politikus! Ketika ditanya pertanyaan simpel, yang seharusnya jawabannya A, tetapi muter dulu ke B, C, D sampai Z! baru kembali ke A! nyebelin nggak tuh!

Baik, ada beberapa hal yang menyebabkan saya menggunakan alamat ini “untukcalonistriku.blogspot.com

Pertama, saya adalah orang yang punya OBSESI untuk segera menikah, itu dulu ketika awal awal masuk kuliah. Karena saya sadar saya tidak akan mungkin pacaran karena saya tidak mau pacaran. Sedangkan saya adalah laki laki normal. Saya sering membaca hal hal mengenai pernikahan dan sebagainya dengan dalih untuk mempersiapkan pernikahan. Padahal… padahal ya memang itu tujuan saya. Rubrik yang paling sering saya baca adalah konsultasi keluarga di eramuslim.com. Ketika saya membaca itu, rasanya masih banyak yang kurang, dan bahkan “Oh, ternyata gitu ya?”. Saya rasa OBSESI dan semangat saya dulu untuk mempersiapkan OBSESI saya yang dulu pernah ada (sekarang juga masih ada, tapi malah berkurang), perlu dipenakan. Alias ditulis! karena itu maka setelah saya berfikir dan ketika itu saya membaca sebuah artikel, yang judulnnya “do’a akhwat untuk ikhwan” atau apa saya lupa. Saya berfikir bahwa alamat inilah yang paling cocok untuk blog saya. Walaupun tidak semua isinya membahas pernikahan, saya terlanjur senang dengan alamat ini :-)

Kedua, Judul adalah salah satu hal yang menarik orang untuk membaca sesuatu. Ketika judulnya sudah wah… paling tidak kan orang berkunjung kesini karena tertarik pada alamatnya :-P karena kalau saya naksir sama sebuah buku itu itu biasanya yang membuat saya naksir adalah judulnya. Baru kedua Covernya. Lalu baru isinya. Saya menganalogikan hal ini sama dengan kebanyakan orang. Jadi saya memutuskan untuk menggunakan alamat ini.

Ketiga, saya adalah seorang yang agak nyentrik. Kadang super pemalu, Kadang nggak punya malu, dan kadang Malu-maluin…!! Hal ini juga mendorong saya untuk mempertahankan kenyentrikan saya. Jadi saya memilih alamat ini…

Keempat, Saya ingin tahu respon dari teman teman baru saya di kampus akan sisi lain dari arief. Karena arief di kampus sudah berubah 90 derajat dari arief yang di SMA. Kalau dulu ketika di SMA saya adalah salah satu orang yang tidak tahu malu plus troubel maker. Mungkin teman dikampus ndak percaya, tapi itulah kenyataannya. Kalo yang di MIPA UNS coba aja tanya sama si pramudita bayu aji alias kliwon yang sekarang kuliah di jurusan D3 TI. Dia dulu teman sebangku saya saat kelas 3 sma.

Kelima, Saya tidak memperhatikan jika nantinya tenyata alamat ini berdampak buruk bagi image saya. Memang image saya sudah kaya’ gini kok, dari dulu. Sekalian aja biar orang pada tahu apa yang sebenarnya saya pikirkan. Dan ternyata setelah saya browsing lagi banyak istilah istilah yang… kok mirip alamat blog saya ya? Seperti ikhwan genit, ikhwan black list, buaya dunia maya dsb. Saya tidak memikirkan kalau itu akan berdampak pada diri saya. “Lantas, apa anta mau ganti alamat blog?” tanya seorang sahabat. Jika mau ganti alamat, blog ini sudah di link banyak orang. Jadi saya tidak tega kalau ada broken link di blog atau situs orang yang nge-link blog saya ini.

Keenam, alamat ini mudah diingat. Ya, tak kira mudah diingat. Jadi seseorang tidak perlu membookmark blog saya untuk bisa datang ke blog saya untuk yang kedua kali.

Ketujuh, untuk calon istriku. mungkin lebih tepat untuk istriku. Ya, rencana sih blog ini akan beakhir saat saya sudah tidak lajang lagi(jangan sedih ya sobat…). Karena blog ini adalah pembuktian cinta saya kepada istri saya. Setelah punya istri ya tidak ada untuk calon istri! Karena saya pengen istri hanya satu dan satu satunya. Romantis nggak? Hehehe… ya nanti lihat sikon. Kalo istri pengen blog ini lanjut ya tak lanjutin. Karena Rencana sih password sama alamat email tak kasih ke istri (kalo sudah punya istri). Sambil kira kira bilang begini “dek, ini password dan email untuk login ke blog mas. Kalau mau lihat masalalu mas baca aja dek, kalau tidak suka langsung hapus saja. Semua untukmu sayang…” halagh!! Saya terlalu panjang angan angan ya? Tapi tak kira ya nggak juga. Bukankah hidup itu perlu direncanakan? bukan hanya mengalir! Walau memang semuanya Allah yang menentukan.

Kedelapan,@#$%^&*
Kedelapan tidak saya tulis. Mengko ndak dikira orang PKS. ana kan bukan kader PKS. :-) ya…
tapi tetep saya tulis ding, walaupun ini adalah modus yang ternyata baru muncul setelah beberapa lama ngeblog pake alamat ini. yaitu adalah jadi ikhwan "black list"! ketoke asik jadi ikhwan yang di-"black list" akhwat... jadi kalau ada akhwat jarak 100 meter sudah nyingkir dari jalan saya(karena saking diblacklisnya). so menundukkan pandangan jadi nggak berat berat amat.
Oke, mungkin hanya itu yang dapat saya sampaikan. Semoga bisa menjawab pertanyaan yang bertanya kemarin…
Wass…

Arief Adi Nugroho

Senin, Maret 16, 2009

untuk calon istriku VS untuk calon suamiku

weleh weleh... aku kecolongan!!

dulu ana digodain mas pras, kalo ada yang buat blog alamatnya untukcalonsuamiku.blogspot.com gimana akh?

dulu tak jawab, "ndak mungkin mas..."

trus belakangan ada temen (ikhwan) yang nggodain mo buat blog alamatnya untukcalonsuamiku.blogspot.com katanya mo ngerjain ana...

lah, karena hati ini menjadi risau, tak coba buat blog lagi pake alamat itu, dengan tujuan mengamankan dari hal hal yang saya tidak inginkan. dan ternyata... alamat itu sudah dipake orang!! dan baru baru aja dibuatnya!!

walah..!, yen sing nduwe cah uns berarti bolo dewe, yen dudu yo tetep bolo...
piss... "untuk calon suamiku"...!

"untuk calon istriku" ada disini hehehehe....




Senin, Maret 09, 2009

Saya Kena VMJ


Lah, rak tenan to… gara gara kemaren ngomongin VMJ di SC ane jadi kena VMJ beneran…
Wew…

"Naksir siapa akh?"

"Gak naksir kok. Naksir berat…"

Gak tau nih, ane pengene di depan my azwaaj terus. Ya itu… pingine nyaba nyoba terus…
VMJ bukan Virus Merah Jambu kok, tapi Virus Menulis Javascript… hahaha… asyik bro! coding codingan sambil nyetel winamp. Disambi ada the anget menemani. Saya bisa bertahan ber jam jam di depan my azwaaj! Tapi sampai tulisan ini ane ketik masih ndak ada hasil… hiks hiks… bingung… tapi kok seneng ya? Arief yang aneh…keliatannya ana udah naksir sama codingan nih...

Wah, sebenarnya ana pengen njawab pertanyaan ukhti pake’-y alias ukhty… di shout itu... “kenapa alamat blognya seperti ini? (untukcalonistriku)” tapi sayang saya banyak tugas. Ini juga ndak niat nulis… jadinya ya asal kaya’ gini…

“lah emang biasanya nggak asal?”
“ya enggak lah…”
“masa’ sih…”
“enggak ngasal sedikit… tapi ngasal banget..!! heheh…”

Ditunggu ya tulisanq yang akan datang, diantaranya ada
1. Kenapa alamat blog ini untukcalonistriku.blogspot.com
2. Naruto Keren
3. Aku Minder…
4. New product*
*) ini bukan berupa tulisan… jadi ditunggu aja…

InsyaAllah pekan depan ya… tugasku numpuk kie… tugas kuliah dan tugas di media… yen tugas kuliah kan fatal kalo ndak ngerjakan. Kemaren aku dikasih E gara gara ndak ngumpulkan tugas :-( tapi untung kekuatan lobby sangat luar biasa. Yang merubah E menjadi C. lumayan lah… isih lulus :-P makanya elu elu pade sering sering nglobi dosen… tunjukin taring loe…!! Tunjukin walau elo bukan anak hukum atau fisp, tapi elo juga bisa berdiplomasi sama pak dosen…!

Kalo’ tugas media islam ski ndak tak kerjakan nanti ndak dioyak oyak pak ketum karo ukhti korwat… kalo’ ukhti korwat sih ndak pernah komplain… (didepan saya maksudnya… kalo dibelakang? insyaAllah juga enggak ya ukh…) lah kalo pak ketum…???


Sama aja! juga nggak pernah komplain… :-P

Semoga tugas tugas cepet terselesaikan dan bisa nulis dengan tenang lagi…

Saya jadi ingat perkataan pak wir di SC kemarin, yang kira kira senada… “

Tugas itu dikerjakan, ditulis! Bukan dibayangkan!”

oke… gammbate ne…



Sabtu, Maret 07, 2009

Rihlah Ruhiah


Assalamu’alaykum… apa kabar hari ini saudaraku? Masih tetap luar biasa kan? Alhamdulillah kalo’ gitu…

Sob, ana mo cerita agenda hari ini, “RIhlah Ruhiyah” di Student Center (SC) yang tadi pagi saya ikuti, semoga ada ibroh yang bisa diambil…

Tadi padi, 07 maret jam 09.00 saya datang ke SC untuk mengikuti acara rihlah ruhiyah. Kajian dengan tema “sholih revolusioner” dengan pembicara ustandz Wiranto (Donsen JST saya) dan ustadz Abdul Hakim direkturnya Ar-Rayyan (nama pesantren mahasiswa saya).

BAD HABBIT!!
Pertama, Seperti biasa acara yang digelar molor dari undangan. Sebenarnya undangannya jam 8:00 tapi ternyata jam 9 lebih baru dimulai. Untung saya sudah sering menghadapi situasi seperti ini, makanya jam 8:50an saya baru sampai di SC. Dan ternyata perhitungan saya benar. Acara belum dimulai ketika saya datang! Nah lo… kok arief malah gak ON TIME? Katanya arief itu orangnya ON TIME? Ya sebetulnya saya juga igin ON TIME, tapi dengan track record acara yang seperti itu, (dan entah kapan bisa ON TIME dimulai pas undangan) saya jadi males datang ON TIME jam undangan. Karena jam undangan banyak menipu! Ketika saya disana yang saya dapati paling hanya jagongan sama teman ngalor ngidul nggak berisi. Mending baca buku diluar… ya, harapan saya sih… gimana menciptakan image kegiatan yang tidak molor pembukaannya… dan itu adalah PR kita bersama. Sebenarnya saya juga salah dalam konteks ini, karena datang tidak tepat pada waktu undangan. Tapi kesalahan fatal yang lain adalah mind set anak uns yang seperti itu. Ah… undangan jam 8 paling mulai juga jam 9… sudah umum disini! Benar benar BAD HABBIT!! Semoga penyakit kronis ini dapat tersembuhkan dari diri saya dan juga teman teman di UNS.

Kedua, anak MIPA memang selalu sa’ami’na wa atha’na. setiap dikasih undangan yo wis datang tanpa melihat undangan. Cuma dilihat hari apa waktunya kapan trus dimana. Nggak nggagas yang lain. Yang penting datang. Eh, saya ralat. Bukan anak mipa ding! Saya, yen anak mipa mengko akhwat akhwat mipa ndak do protes. Ya begitulah… walhasil datang dengan baju yang beda dari dresscode yang diminta panitia. Baju putih, atau koko putih..
Karena saya tidak nggagas itu undangan, akhirnya yo saya datang saja dengan PDnya memakai koko warna hijau muda, muda apa tua ya? Saya lupa. Sing jelas ijo pupus. Juga beberapa ikhwan dari mipa tampak tidak mengenakan dresscode putih. Jadi saya gabung sama mereka duduk di bagian timur shaf ke tiga dari depan. Ya. Anak anak mipa disana. Wis ra seragam… suk meneh yen ono undangan dibaca baik baik ya… InsyaAllah…

Pooling JUJUR!
Ketika memasuki SC saya registrasi dengan membayar uang Rp.2000,- murah ya? Disana saya diberi air minum kemasan DZAKYA dan Arem Arem. Alhamdulillah sebagai ganjal perut. Tapi ada tambahan selain dua benda itu. Yaitu Kertas Pooling… yang isi 5 pertanyaan terakhir dari pooling tersebut adalah sebagai berikut :


1. Apakah anda tahu jam malam di UNS? (ya/tidak)
2. Apakah ada sudah ghadul bashar menjaga pandangan? (ya/belum)
3. Apakah Anda membicarakan akhwat? (sering,kadang-kadang,tidak pernah)
4. Apakah Anda Pernah Bersimpatik pada Akhwat tertentu? (YA/TIDAK)
5. Apakah Anda membicarakan Akhwat Tersebut? (Sering,Kadang-kadang,tidak pernah)
6. Alasannya(no4)? (Benci,Kagum,Tidak Tahu)

Dan jawaban saya dari nomor 1 sampai 4 gini beserta keterangannya :
1. Ya! (udah dikasih tau, entah siapa dulu yang ngasih tahu saya lupa… hehe yang jelas bukan dari liqo)


2. Belum! (Karena yo, sebenarnya sudah mencoba. Tapi ya kadang masih khilaf ngerti akhwat dengan jilbabnya yang berkibar indah kaya bendera merah putih pas upacara hari senin, hadoh… angelnya menjaga pandangan. Eh, gampang ding, hanya tinggal mengalihkan pandangan doang masa’ susah? Yang susah adalah menjaga hati setelah pandangan pertama! Itu, makanya saya tidak berani bilang kalau saya ini sudah gadhul bashar! Kalau berusaha untuk itu insyaAllah sudah kok, semoga Allah memudahkan. Eh, akhwat yang lebih ngerti mana yang ikhwan gahul bashar atau enggak kan? Sstt… rahasia…)


3. Sering! (ini dulu, ketika masih di SMA, ndak akhwat ndak ikhwit sering tak gosipin sama teman teman se gank. Kalau sekarang mungkin frekwensinya sangat sedikit, paling kalo Cuma lagi bercanda sama temen temen. Jadi saya jawab kalo sekarang ya “kadang kadang”)


4. YA! (Ibu saya, kakak-kakak saya, saya bersimpatik dengan mereka. Kalau dari kalangan bukan mahrom ya pernah juga. Dulu pas SMA! Lah beliauna ditrima PMDK di UI po ra edan!!!)


5. Sering! (Dulu sering banget! Malah setiap ketemu si kukuh obrolannya ya dia. Kok bisa ya pinter gitu? Kok bisa ya jaim gitu? Kok bisa ya… kok bisa ya… kok bisa ya…???) saiki semua sudah berpisah dan berubah… dan dirikupun berubah. Kukuh ya ra neng uns, yen Ketemu kukuh ya frekuensi untuk membicatakan dia jadi berkurang dari Sering menjadi kadang kadang, itupun sekarang saya jarang ketemu si kukuh). Tapi memang breaking the habbit itu susah. Ya do’akan sajafrekwensi yang kadang kadang ini berkurang menjadi tidak pernah! Amin…


6. Kagum, Salut! (ya gitu deh… nek saya bilang yo yen karo mbah putriku ra kalah ayu… heheh… trus ya itu, juga pintere minta ampun… marai ngiri :-( )

Inilah refleksi dari Arief Adi. Sedikit, udah menggambarkan seperti apa saya belum ya… yah, mungkin saya hanyalah seorang laki laki yang di black list plus mendapat predikat “ikhwan genit”. Tapi ndak tau juga dari mana orang memandang.

NASYID AL-BANNA
Sebelum acara inti ada Nasyid Al-Banna. Dari ekonomi kalo gak salah. Subhanallah… keren euy… lumayan, timbang sains voiceku hehehe… salah satu personilnya adalah akh sugeng kalo gak salah, wah… saya jadi malu ini. Tapi ndak pa pa. itu adalah salah satu motor. Cihui… naek motor numpang gratis… hahaha… keep nulis…
=========
Habis itu saya mendadak terserang HIV (Hasrat Ingin Vivis). Jadi harus meinggalkan ruangan untuk ke kamar mandi. Pas saya ke kamar mandi katanya sih ada puisi oleh akh amron. Jadi melewatkan moment yang satu ini… :-(
=========

USTADZ WIRANTO
Subhanallah… setiap pak wir berbicara kok rasanya saya yang tidak punya atensi menjadi langsung mak sumringah… tapi yen lagi JST saya yo ndak mudeng mudeng kie piye jal?

Beliau menyampaikan, beberapa hal, simpel. Tapi mengena. Seperti “Jika anda mengikuti sebuah kegiatan tanpa pemahaman, bisa jadi penyesalan yang akan anda dapatkan” tidak persis seperti ini sih. Tapi garis besarnya seperti itu. Dan memang benar adanya. Itulah yang beliau sampaikan pertama kali, dengan sedikit menggambarkan bahwa sebenarnya anda itu bisa mudik hari ini sampai hari senin besok. Tapi anda sekarang? Subhanallah…

Beliau juga menyampaikan, “menjadi Aktivis dakwah itu pilihan, dan pengorbanan di dalamnya adalah suatu keniscayaan.” Karena Dakwah ini butuh pengorbanan. Beliau menyampaikan dengan basah dan menyenangkan. Dan memang kalau seorang aktivis dakwah tidak memiliki pemahaman tentang apa yang dia lakukan. Yang terjadi tidak lain dan tidak bukan adalah kekecewaan dan keletihan semata. Tidak lebih…

Beliau juga menyampaikan ketika kita bergabung dengan lembaga dakwah atau apapun bahkan kuliah, jangan setengah setengah! Karena kalau setengah setengah hasilnya juga akan setengah setengah. Tidak baik! Jadi pada saat bergabung dalam lembaga dakwah ini, kita harus benar benar totalitas didalamnya! Totalitas untuk mendapatkan hasil yang maksimal. Tapi tentu saja dengan porsi yang sesuai. Karena tidak baik juga mengabaikan salah satunya (dakwah, kuliah). Totalitas BOS!!

Juga berpesan agar tidak makan di malam hari. Karena akan menyebabkan ngantuk, susah bangun dan akhirnya tidak produktif. Kalau makan di malam hari itu risikonya jadi susah bangun untuk qiyamullail. Padahal kita butuh qiyamul lail!! Sebuah amalan tidak akan tergantikan oleh amalan yang lain. Seperti sholat tidak akan tergantikan dengan memperbanyak zakat. Ataupun puasa tidak akan dapat tergantikan dengan shodaqoh dan sebagainya. Karena itu… hendaknya lakukan menurut PORSINYA! Agar bisa memanajamen dengan baik dan menghasilkan hasil yang maksimal. Subhanallah…

Pak Dosen saya tercinta ini memberikan materi yang menurut saya sungguh luar biasa! Dari cara penyampaiannya sampai cara mengusai audiens benar benar keren…
Bahkan beliau tau kalau saya ada disana. Walah, malah jadi objek, tapi Alhamdulillah juga, saya senang karena merasa diperhatikan :-). Pas bab totalitas malah beliau menyinggung VMJ yang teman saya tanya kepada beliau, juga menyinggung blog ini!! Blognya mas arief yang alamatnya rada… (teman teman yang sudah tahu langsung gerr…) untukcalonistriku ya mas… yang lain jadi ikutan grr… saya Cuma malu malau kucing heheh… yah, biasane kalo’ di kelas yang kena si deni. Kok waktu itu saya yang kena hahaha… no problemo. Lah kui mbak ita wis comment di shout sebelum artikel ini ditulis :-P.

Sudah lah… Pak wir… I love You so much…

USTADZ ABDUL HAKIM
Beliau adalah direktur Ar-Rayyan. Ustadz saya di Ar-rayyan. Beliau lebih fokus dalam menyampaikan “sholih revolusioner” sebuah jargon yang mencoba di internalisasi teman teman di kampus uns. Seorang sholih yang revolusioner! Sempat ada rasa waw dengan jargon ini. Tapi memang wah kok. Coba semua muslim memiliki pemikiran untuk merevolusi keadaan di indonesia. Pasti keren hasilnya! Tapi tentu saja didasari oleh ruhiyah yang dekat dengan Allah rabbul izzati.

Beliau menggambarkan bahwa islam ini sebenarnya penuh dengan revolusi! Bisa dikatakan revolusi, contohnya adalah Rasulullah yang hanya 22tahun 22 pekan 22 hari dapat membawa ISLAM di tengah tengah manusia. Dan sampai sekarang saya berada di dalamnya! Subhanallah… hanya dalam 22 tahun perubahan yang amat besar dilakukan Rasulullah SAW. Membawa manusia dari kegelapan menuju cahaya.

Beliau juga menyampaikan Tips Tips untuk menjadi mahasiswa sholih revolusioner, salah satunya adalah berusaha untuk kreatif dan inofatif. Menciptakan seuatu yang baru. Ya… itulah yang sulit. Inofasi! Sesuatu yang baru yang lebih baik. Bukan bid’ah. Maksude yo sing masih berkenaan dengan dakwah dan gerakan kita sebagai aktivis dakwah. Geto…

Dan masih banyak tips tips yang tidak sempat saya tuliskan. Hehe… sudah malem nih, belum nggarap tugas. Jadi yo… maklum ya :-)

PUISI
To the point ya, di akhir ada puisi, ini sebelum pembacaan hasil pooling JUJUR. Jujur puisinya bagus… tapi sayang… saya tidak suka! Afwan, bukan apa apa, hanya saja masalah isi yang tersurat itu menyeru kepada Allah, alias berDo’a! tapi, mbengok mbengok ra karu karuan. Ya emang improvisasinya baik. Tapi saya tidak suka saja ada seorang hamba (walau tidak sebenarnya atau hanya dalam puisi) yang berteriak kepada Tuhannya. Bukankah kita diperintahkan untuk membaikkan/melembutkan perkataan?

Berdoalah kepada Tuhanmu dengan berendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (Al-A’raf:55)

Dan sebutlah (nama) Tuhannmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara, di waktu pagi dan petang, dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai. (Al-A’raf:205)

Mungkin puisinya khilaf…. Atau khusnudzonnya memang saya belum memahami akan hal ini. Afwan jiddan.


PENUTUP
Di sebelum penutup ada cerita keren. Yang intinya dapat saya ambil adalah dakwah yang PALSU. Sok mau dakwah sama ikhwit tapi caranya berkhalwat, alias Cuma berduaan. Ya, menurut saya memang si pemuda ahli ibadah abid, sudah salah ketika menjawab “YA” dari permintaan seorang wanita untuk bertemu berdua saja. Kalau anda bagaimana?

Juga pembacaan hasil pooling yang cukup mengejutkan. Dan survey insyaAllah akurat. Bahwa >77% ikhwan pernah merasa simpatik terhadap akhwat! kui wat,wat... akhwat… hati hati wae… banyak buaya di uns ini... termasuk saya :-)




Ada Emas di Wonogiri!!!


Subhanallah... pagi ini saya mendapatkan kabar yang mengejutkan sekaligus menggembirakan! pasalnya barusan saya baca koran (solopos) lewat leppy saya, disana dilansir bahwa ada 10 investor yang mengincar ijin galian tambang di wonogiri. dan kebanyakan mengincar tambang emas. kalo' gak percaya baca disini deh!

Subhanallah... Selain kaya akan tambang kapur, ternyata wonogiri, kabupaten saya memiliki kandungan sumber daya alam yang begitu banyak. ya mungkin beberapa orang mengatakan wonogiri adalah daerah yang sering menderita kekeringan. terutama di daerah pracimantoro atau paranggupito. tapi... ternyata Allah mengayakan wonogiri dengan Sumber Daya Alam lain yang masih ada di daerah wonogiri, yaitu tirtomoyo.

dan perlu diketahui bahwa tidak semua tempat di wonogiri kekeringan ketika musim kemarau. contohnya saja kecamatan saya. Girimarto! disana Alhamdulillah air tersedia dengan sangat baik. cukup untuk mencukupi kebutuhan penduduknya. turah turah bahkan...

Alhamdulillah... yen ngene carane gimana aku tidak bersyukur??

apa? ada yang kurang? Oh... "itu"*, ya kalau "itu" saya menyerahkan sepenuhnya kepada Allah. kemarin saya membuka blog seorang teman, disana menanyakan apa yang kamu suka dari "dia"**. saya jawab... "sifat pemalunya" hihihi... tak kasih bocoran tipe yang arief banget... "Super Pemalu, tapi nggak malu-maluin" nggak seperti Arif yang "kadang nggak tau malu plus malu-maluin!", halagh! kok malah nulis kaya' gini to? ya... itu urusan besok.

satu yang perlu digarisbawahi adalah, bagaimana kita memangdang masalah, dari sudut pandang mana. ketika sudut pandang yang diambil adalah sudut pandang yang tepat, maka permasalahan sebenarnya sangat pelik-pun jadi indah terasa. walau kadang mungkin merasa kekurangan, mungkin Allah memberikan hal lain untuk menutupi kekurangan anda. insyaAllah...

Ar-Rawda,07 Maret 2009 pukul 7:17
Arief Adi Nugroho




Kamis, Maret 05, 2009

“Black Baby Duck”-ku masuk bengkel


Astaghfirullah… hari ini kena musibah. Ndak ada angin ndak ada hujan (kemarin gerimis ding) black baby duck-ku mogok. Hiks hiks…

tadi malam aku ngerjakan tugas kalkulus di kosnya binobot sampai jam 1 malam. Pas mau pulang ke ar-royyan(nama kosku) e… si Black Baby Duck-ku ndak mau distrarter :-( mungkin gara gara tak tinggal di luar sampai larut malam kali ya? Jadinya dia masuk angin…

ya, memang kekasihku yang satu ini sudah lama ndak saya serviskan. Maklum lah kantong mahasiswa ngepres… apalagi belum punya maisyah sama sekali :-( waduh… ya efeknya kaya’ gitu. Ngadat ndak mau nyala.

Itu kalau motor, kalau manusia mungkin agak mirip kali ya. Ya kalo’ jarang diservice ya bisa error… terutama service ruhiyah…

Sebenarnya sudah cukup sih service 5 kali sehari (sholat 5 waktu) tetapi untuk mendapatkan kondisi yang benar benar bagus tentunya servicenya harus lebih baik lagi, baik kualitas maupun tambahan service ruhiyah lain seperti tilawah, puasa dll.

Wew… kok malah ngomongin orang sih? Saya kan lagi ngasih tau kalau harus servicr motor secara teratur. Biar motor tidak mogok, gitu…

Ya, banyak ibroh dari mogoknya motorku ini. Dan Alhamdulillah Allah selalu membersamai insyaAllah…

Lah penak tenan… tadi berangkat kuliah baru berjalan beberapa meter saja sudah ada ikhwah (akh nanang fkip fisika) yang nawari nganter. Dan alhamdulillah dianter sampai kampus mipa. Dan pulangnya ke kos-pun dianter sama pak presiden bem, mas imam samodra. Padahal saya ndak minta lho… hanya pas jalan diendegi trus tanpa basa basi “ayo tak antar…” subhanallah… ternyata Allah masih memudahkan diriku…

Astaghfirullah… mungkin ini juga sebagai teguran bagi diri saya, yang akhir akhir ini agak futur.

Ya Allah… Ampunilah aku beserta orang orang yang atas izin-Mu menolong dan memudahkanku.

“Black Baby Duck” = nama motor ane, supra standar 100cc keluaran tahun 2000, yang stripingnya sudah ane tutup alias di block hitam, trus shock breakernya udah dipendekkan dadi ceper dengan shock breaker belakang warna kuning emas yang sekarang udah bocor, trus busa jok sudah ane seset (dikurangi busanya) jadi agak keras. Trus footsep untuk boncenger dua duanya sudah hilang! Yang satu karena accident. Yang satu nggak tau kok bisa ilang. Jadi seperti motor yang didesain untuk satu orang untuk arief seorang.





Polwan Berjilbab


Subhanallah...

kata yang terucap ketika mendengar berita ini. membaca ding, di detik.com. Alhamdulillah ternyata kondisi di kepolisian khususnya di kediri kian membaik. kenapa saya katakan membaik? lah dulu kan polwan ndak boleh pake jilbab to? nah... sekarang malah mau dihimbau untuk mengenakan jilbab. keren...

mengenakan jilbab memang sudah seharusnya dilakukan oleh kaum muslimah, sebagai suatu pelaksanaan kewajiban sebagai seorang muslimah. ya, menutup aurat. seperti yang telah diperintahkan di surat an-nuur ayat 31.

memang sudah seharusnya pihak kepolisian memberikan toleransi demikian kepada kaum hawa. saya senang dengan berita ini!

selain menjalankan syariat, pakai jilbab juga bikin tambah cantik kok, liat aja bu polwan berjilbab diatas. wew... keren...

tapi saya yakin, walau sebenarnya sudah dihimbau untuk mengenakan jilbab. hanya polwan muslimah yang benar pemberani yang akan menuruti himbauan itu dan mengenakan jilban. ya... merekalah yang berkomitmen dengan pekerjaan, juga agama mereka. subhanallah... HEBAT!!

buat ibu polwan, Semangat bu!! insyaAllah Allah akan memudahkan...



Selasa, Maret 03, 2009

Jangan Sampai gagal hanya karena tidak suka

Sobat, tadi pas kuliah Jaringan Syaraf Tiruan pak wir mengatakan

“Jangan Sampai Gagal hanya karena Tidak suka…”

Pasalnya di JST ada rumus rumus ra cetho yang bikin kepala pusing enam keliling. Mungkin beliau melihat wajah wajah yang dengan cepat berubah air mukanya. Dan berpesan seperti itu…

Saya sudah merasakan beberapa kali. Kacau! Hasil jelek bahkan gagal! karena memang tidak suka. Tidak suka dengan pelajarannya ataupun tidak suka dengan dosennya.
Memang kendala seperti ini sangat sulit untuk diatasi (bagi saya). Sampai sekarang pun, kalau saya tidak cocok dengan pelajaran atau dosen ya jadinya sak sak-e. males gitu…

Benar benar rugi yang saya rasakan… hiks hiks
Susah juga breakin this habbit :-(. Tapi harus do the best! Ganbatte kudasai!!





Senin, Maret 02, 2009

indah...


keindahan kadang sangat mengagumkan kita. kadang keindahan itu melenakan kita dari apa yang seharusnya kita lakukan. tetapi kadang keindahan memotivasi dan menginspirasi kita untuk bertindak. dan keindahan apakah yang kita miliki, yang membawa kita pada kebaikan dan kebahagian memotivasi dan meninspirasi?

ya, benar... jawabnya adalah iman! (gene yo pinter hehehe...)

kalo kata ari lasso,

keindahan di mata...
tak pasti kebahagiaan..
karna kebahagian, sesungguhnya..
dari hati.. oh..

(jadi inget masa masa remaja dulu :-)

saya sepakat dengan ari laso. bahwa keindahan yang membawa kebahagiaan adalah keindahan yang berada didalam hati. keindahan iman... itulah yang hakiki. iman akan membentuk kepribadian yang indah. contoh konkrit ya rosulullah saw dan para sahabatnya.

tetapi didalam teori ISBD (Ilmu Sosial Budaya Dasar) kepribadian dapat terbentuk karena lingkungan tempat tinggal. dan itu masuk akal. bahkan kalau saya melihat malah tidak sedikit orang yang non islam berkepribadian sangat menarik. tentu ini bukan atas dasar iman. ya itu benar, bukan hanya dengan iman orang mempunyai kepribadian yang indah dan menarik.

bahkan saya berani mengatakan ada sesuatu yang salah ketika seseorang yang merasa beriman tetapi akhlak kepribadiannya buruk!

"loh kok langsung memvonis?"

"iya, berarti dia kan ndak mencoba untuk meneladani rasulullah saw. berarti ya something wrong..."

weleh... sadis amat...
oke, ndak usah dipikir susah susah. ibarat lampu mobil aja. hanya bisa melihat sekitar 25 meter kedepan. jadi ketika kita dari solo mau pergi ke girimarto malam malam, tidak perlu kita menyiapkan jika nanti ternyata jembatan wonogiri runtuh trus kita mau bagaimana. karena kalau itu terjadi, kita bisa tanya warga sekitar jalan mana yang bisa kita tempuh untuk mencapai tujuan kita.
so... yo wis dilakoni wae... dengan bekal iman, insyaAllah kita sampai tujuan!
Ganbatte Ne...

Arief Adi Nugroho
Rawda,02 maret 2009 pukul 15:41 jam laptop

Minggu, Maret 01, 2009

lagi lagi mudik semalam

Lagi lagi mudik semalam... kapan ya aku bisa mudik stay di rumah lebih dari semlam? jarang banget!! hampir tidak pernah... :-(

yah... tapi patut disyukuri. masih banyak teman teman yang mudik hanya se semester atau setahun sekali. bahkan sebelum lulus belum bisa mudik juga ada. seperti saudara saya ardhi anak ptb, asli papua... merantau ke solo untuk menuntut ilmu. dan kata beliau sih... tidak pulang kampung sebelum lulus dari uns! weleh...

mungkin tidak hanya ardhi saja yang sangat jarang mudik. atau hanya diperbolehkan mudik setelah lulus saja. mereka benar benar orang orang hebat yang berkorban demi keluarga dan tempat tinggalnya... Gua salut ama mereka!

sendiri, itu mungkin rasa yang kadang menyelinap ke dalam diri. padahal disini, di solo. masih banyak ikhwah yang seakan saudara sendiri. maaf, bukan hanya seakan. tetapi memang benar benar menjadi saudara!! mungkin malah lebih lebih dekat dari saudara kandung... karena persaudaraan ini, ukhuwah ini dijalin atas dasar cinta kepada Allah rabbul izzati. cinta yang tak akan pernah mati selama hati ini belum mati. dan semoga Allah senantiasa menghidupkan hati hati kami dengan keimanan dan ketaqwaan yang tentunya akan membimbing kami kepada ridho Allah yang sangat kami rindui...

masjid Taqwa, wonogiri 01 maret 2009 jam15:37
arief adi nugroho