Cerbung aneh [part2]

//maaf, peran utama ganti dari penulis sudut pandang pelaku utama

“Terimakasih bu, saya mohon diri assalamu'alaykum” kataku pada ibu itu seraya melangkahkan kaki menjauh dari rumah seorang ibu dengan keluarganya yang luar biasa.

Hari ini memang aku sengaja tidak membawa “black baby duck” karena ingin ganti suasana dan sedikit berjalan jalan. Karenanya aku datang ke rumah guru mbah marijan dengan berjalan kaki ke lereng gunung merbabu ini. Berjalan sabil menikmati INDAH-nya cakrawala dan sang BAYU yang senantiasa berlaku mesra di kawasan lereng gunung ini.

Aku lelah. Kuputuskan untuk beristirahat di bawah pohon RINDANG sambil merenungi KURNIA illahi. Tak lama setelah itu aku tiba di sebuah jalan aspal. Belum bisa dikatakan jalan raya. Tapi ada angkutan umum lewat jalan ini, jalan Korose. jalan legendaris daerah gunung lawu yang terkenal sejak jaman jepang akan rampok dan begalnya yang tidak segan segan membunuh korbannya.

Memang jalan ini cukup sejuk dan aku menikmati kesejukan itu. Diantara suara angin semilir... tiba tiba syuut... Secara reflek aku mengankat rantang yang ku pegang di tangan kananku setinggi dada, sebuah parang meluncur deras dari arah kananku ctang...! sukses ku tangkis dengan sebuah rantang yang membuatnya mengucurkan kuah soto yang ada di dalamnya karena bocor tertebas parang. Tubuhku terhuyung ke kiri hampir jatuh. Tapi segera ku kuasai.

“Kalian lagi ya?” kataku pada mereka, dua perapok yang mencoba merampok ibu ibu tadi. Kali ini salah satu dari mereka yang bertubuh besar membawa parang yang besar pula. Dia yang barusan mencoba membabatku. Satunya bertubuh kecil tapi tinggi rambutnya panjang sebahu diikat dengan karet. Teman mereka yang baru juga bertubuh besar. Gemuk lebih tepatnya. Tapi tidak tinggi. Mungkin sekitar 165cm.

“Kali ini kau akan mati... ku bunuh kau...!!” sambil kembali mengayunkan parangnya ke arahku aku menghindar ke bawah dan langsung ku counter dengan sebuah uppercut dengan tangan kiri yang mendarat telak di rahangnya. Dia limbung ke belakang. Yang kurus juga tak mau kalah dia maju langsung mencoba menikamku dengan sebuah belati. Tapi sayang aku berhasil menghindar ke kanan lalu aku bergerak ke samping kiri tubuh di kurus ini. Rantang yang kupegang ku gunakan untuk menghantam tengkuknya. dia terhuyung ke depan dan jatuh. Tak sadarkan diri. Yang gemuk juga menyerang dengan pisau lipat, tapi dia terlalu lambat untuk seorang arief adi. Dengan gerakan bantingan ala aikido si gemuk jatuh tersungkur. Si besar kembali dengan parangnya tapi aku berhasil memukul pergelangan tangannya. Parang yang dipegang sejak tadi dipegang jatuh! Aku berkelit ke belakang tubuh si besar. Dengan gaya seperti kilua saat turnamen di menara aku memukul tengkuknya dan brug... tubuh besar itu jatuh berdebam...

dua pingsan. Tinggal seorang gemuk yang sudah kesakitan menerima bantinganku tadi. Dia juga masih menyerang, dengan cara yang sama dengan pria bertubuh besar kubuat dia pingsan.

“makanya... jangan macam macam sama arief...” kataku pada mereka yang sudah KO. Pingsan seperti bayi yang tertidur pulas.. Aku berbalik melanjutkan perjalananku, tapi beberapa langkah aku melewati si kurus... jleb... sebuah benda keras menancap di bagian perutku. Sebuah belati... aku ditusuk dari belakang! Darah segar mengalir deras keluar dari tubuhku... “mati kau...” kata seorang bertubuh kurus tinggi. Ternyata dia... hanya pura pura pingsan...!!
mataku mulai gelap... ya Allah... akankah aku mati disini?

To be continue...
//*
mulai part2 teman teman aku persilakan ikut melanjutkan cerita ini, aku juga melanjutkan. Setiap part maksimal 2 halaman A4 spasi dobel times new roman huruf 12 margin 4343 trus dikopas di comment cerbung ini atau di post di note sendiri dengan format judul = “cerbung aneh[part*(penulis)]” contoh “cerbung aneh[part2joko]” artinya cerbung aneh part 2 versi joko. Nanti akan terjadi berbagai opsi berbagai jalan cerita seperti di Goosebumps seri petualangan maut. OK. This cerbung is OPEN SOURCE. Kamu juga boleh menambahkan dirimu sebagai tokoh dalam cerita ini. Ok...?
Mari kita kembangkan imajinasi kita!

Kata arief, Imagination is the fertilizer for your productivity on writing!!

Hav a nice imagination friends...!!

(catatan:
1. tidak boleh menjelekkan karakter yang dipakai selain karakternya sendiri atau karakter imaginer.
2. bebas melanjutkan carita versi part berapa versi siapapun dengan catatan tidak ada unsur memojokkan, menjelekkan, menyindir atau memojokkan suatu pihak. Kecuali pihak imaginer.
3. Pelanjutan cerbung ini dapat dimulai dari melanjutkan “cerbung aneh[part1]” yang arief tulis atau part selanjutnya versi siapapun. Alias awal ceritanya semua sama dari “cerbung aneh[part1]”)
*//



Cerbung aneh [part2] Cerbung aneh [part2] Reviewed by Arief Adi NUgroho on 10/02/2009 09:44:00 PM Rating: 5
© untuk calon istriku. Diberdayakan oleh Blogger.