SASTRA ILKOMP


Karena nanti jam 8.00 itu ujian ISBD. Makane aku bisa posting banyak hari kemaren sampai hari ini. Nulis nggak ngenah, tapi menyenangkan loh. Seperti… makan roti! Roti yang dibalut coklat tebal, dan didalamnyapun ada coklat yang sangat manis… subhanallah…

Besok ujian ISBD, tidak tahu bahannya apa. Jadi mending nulis di untukcalonistriku.blogspot.com ini. Sastra, latihan mengarang. Kalau di Ilkomp berarti “SASTRA ILKOMP”! berlatih, mengeluarkan argumen lewat tuliasan. Walaupun kadang yang keluar adalah tulisan yang tidak bermakna dan membuat yang baca muntah muntah… tapi toh aku enjoy tuh nulisnya. Bayangkan kalau nulis itu menjadi sebuah pekerjaan yang melelahkan dan membosankan? Mungkin iya kalau menulisnya itu terpaksa. Seperti menulis makalah, artikel deadline dan sebagainya yang ada deadlinenya. Tetapi ketika tidak ada deadline dan menulisnya itu hanya asal. Maka yang ada hanyalah kesenangan (bagi yang seneng nulis). Kalau ane sih… sebenarnya nggak begitu seneng nulis. Tapi belakangan saya sadar kalau menulis itu salah satu skill yang harus dilatih dan dikembangkan. Makanya saya paksakan untuk menyukai dan menyenangi apa itu menulis. Makanya sampai sekarang jadilah tulisan SASTRA ILKOMP ini.

Ya mungkin seperti ketika kita nanti punya pasangan hidup. Ketika si “dia” bukan merupakan seorang yang kita impikan sebelumnya ya… bagaimana kita menjadikan “dia” menjadi idaman kita. keCINTAan kita. Apakah akan menyenangkan hidup berumah tangga tanpa cinta? Tentu saja tidak! Jadi cinta itu harus diusahakan. Walau memang CINTA datang dengan sendirinya. Seperti pepatah jawa “witing tresno jalaran soko kulino” = “cinta karena terbiasa”. Ya itulah, kalau saya cenderung setuju untuk mengusahakan cinta daripada menunggu cinta itu bersemi dengan sendirinya. Terus bagaimana mengusahakan cinta? Jawabannya… ya belajar dong! Belajar dari sekarang, dan diaplikasikan nanti ketika sudah memiliki pasangan hidup. Kita nggak mungkin mengaplikasikannya sekaran kan? Kalau diaplikasikan saat belum mempunyai pasangan hidup, risikonya terlalu besar! Terlalu besar di akherat khususnya.

Karena akan sangat menyakitkan ketika anda tahu bahwa orang yang anda cintai ternyata tidak hidup dengan bahagia bersama anda. Maka ajarilah “dia” bagaimana “dia” memulai untuk mencintai anda.


Mari belajar bersama dan… keep belajar untuk masa depan kita, untuk agama dan bangsa juga, dan juga untuk pasangan kita nantinya. Keep fight! Just write…

Nuun, demi pena dan apa yang mereka tulis…


Arief Adi, Pagi tanggal 8 january 2009

SASTRA ILKOMP SASTRA ILKOMP Reviewed by Arief Adi NUgroho on 1/08/2009 12:50:00 AM Rating: 5
© untuk calon istriku. Diberdayakan oleh Blogger.