Untuk Calon Istriku[1]

Untuk calon istriku,
Ukhti, hari ini ana rindu banget sama anti. Ukhti rindu sama ana nggak? Ukhti, hidup ini seperti roda kadang diatas, kadang dibawah, kadang jalan halus, kadang kasar, kadang licin dan kadang ngronjal. Dan ini semua adalah sebuah likuan hidup. Ada yang bilang juga, hidup itu seperti panggung sandiwara, seperti dalam sebuah lirik lagu. Ukhti, hari ini ana merinduimu.. karena memang hati ini sudah tertawan olehmu. Apakah aku sedang berada diatas? Atau dibawah? Semua kan terobati Ketika cinta bertasbih, dan cintapun pasti bertasbih!
Seperti kata Allah
Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.(Al-Isra:44)
Ukhti, benar adanya bahwa mengingat Allah jauh lebih utama daripada mengingatimu, dan sebenarnya akupun mencoba begitu. Tapi kadang kau hadir dalam imajiku. Tiba tiba! Dan temporary… tapi ukhti, setidaknya kita harus berusaha untuk selalu mengingatiNya. Bertasbih kepadaNya! Karena sebenarnya ukhti… ingatan ini hanyalah milikNya. Dan apakah kita akan lancang untung menggunakan dengan seenaknya apa yang sebenarnya milik kita?
Ukhti, aku tau bahwa dirimu selalu merindukan pangeranmu, dan akupun selalu merinduimu. Tapi bersabarlah ukhti… jadikan semuanya diridhoi oleh Allah. Karena tanpa ridho Allah, aku tak akan mungkin bahagia, walau aku bersamamu. Bersama orang yang sangat aku cintai. Dan kaupun pasti juga begitu.
Karena itu ukhti… Ayo kita upGrade keimanan kita. Anti pengen punya pangeran yang ganteng,tampan,kocak dan imut kan? Juga militan dan takut kepada Allah. Kalau jawaban anti adalah “YA!” . silakan anti menjadi seperti itu, maka anti akan mendapatkannya… insyaAllah…
Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki- laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga)(An-Nuur:26)
Terakhir ukhti, calon istriku yang aku cinta karena Allah. Tetapkan hatimu di jalan Dakwah, selalu mintalah kepada Allah agar memberikan kepadamu dan kepada calon pangeranmu ketetapan hati di jalan Dakwah. Juga do’a bagi saudara kita di palestina… karena afwan ukhti, mungkin hanya do’a yang hanya kita berikan kepada mereka selain bantuan finansial yang tak seberapa.
Sayang… aku mencintaimu karena Allah.
Orang gila yang mengaku Calon suamimu, “hanya calon” entah kalau nantinya jadi beneran :-)
Arief Adi
Reviewed by Arief Adi NUgroho
on
1/07/2009 11:01:00 PM
Rating: